“Nikmat Yang Suka Kita Cela”


nikmatallah
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akhbar
1. NIKMAT YANG DICELA- Loh emang ada nikmat yang sering kita cela?
2. Banyak hal yang saking bodohnya kita. Ada banyak nikmat yang kita cela.
3. Kita gak sadar bahwa semua ucapan kita dicatat dan dimintai pertanggung jawabannya. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
4. Sesungguhnya ada hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang tidak dia pikirkan lalu Allah mengangkat derajatnya disebabkan perkataannya itu.
5. Dan ada juga seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang membuat Allah murka…
6. … dan tidak pernah dipikirkan bahayanya lalu dia dilemparkan ke dalam jahannam.”
(HR. Bukhari no. 6478, dari Abu Hurairah).
7. Tapi dari kita pasti mikir: ‘Masa sih, yang namanya nikmat pasti gak akan gue cela’. Really?
8. Well… Coba deh inget. Ketika hujan dirasa mengganggu aktivitas kita, sering timbul kata-kata celaan. Ya kan?
9. Apalagi kalau ditambah macet. Dijadiin kambing hitam deh tuh Hujan. Bener gak?
10. Dalam sebuah hadits qudsi, Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah Ta’ala berfirman,
?
11. “Manusia menyakiti Aku; dia mencaci maki masa (waktu), padahal Aku adalah pemilik dan pengatur masa,
12. Aku-lah yang mengatur malam dan siang menjadi silih berganti.”
(HR. Bukhari no. 4826 dan Muslim no. 2246, dari Abu Hurairah)
13. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda,?
”Janganlah kamu mencaci maki angin.”
14. (HR. Tirmidzi no. 2252, dari Abu Ka’ab. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
15. Nah… Angin dan hujan itu gak boleh dicela loh… Karena hujan dan angin merupakan nikmat.
16. Coba perhatikan ayat berikut:
“Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-nya (hujan);
17. … dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih, agar Kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah) yang mati,
18. … dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk Kami, binatang-binatang ternak dan manusia yang banyak.
19. Dan sesungguhnya Kami telah mempergilirkan hujan itu di antara manusia supaya mereka mengambil pelajaran (daripadanya);
20. … maka kebanyakan manusia itu tidak mau kecuali mengingkari (nikmat)”.
(Qs Al Furqan: 48-50)
21. Dari sini jelas ya… Dan apa yg mau kita katakan ketika Allah Ta’ala bertanya di ayat ‘Favorit’ kebanyakan manusia.
22. “Maka nikmat Rabb mu Yang Manakah Yang Kamu Dustakan
23. Semoga manfa’at. Diambil dari berbagai sumber.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.
Iklan
Pos ini dipublikasikan di Tulisan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s