Kejahatan Maya Rambah Perangkat Mobile.


NORTON by Symantec merilis laporan tahunan terbaru Norton Cybercrime Report, berisi penelitian tren kejahatan di dunia maya. Riset menemukan, adanya tren peningkatan kejahatan di dunia maya dan kini mulai merambah kepada para pengguna perangkat bergerak (mobile) seperti smartphone dan komputer tablet.

Survei Norton menunjukan adanya peningkatan bentuk baru kejahatan dunia maya seperti  penemuan pada jejaring sosial atau perangkat mobile. Hal ini sekaligus menandakan kejahatan dunia maya mulai berfokus dan meningkat dengan mencari korban yang biasa menggunakan perangkat komputasi  yang kini sedang populer seperti ponsel, smartphone, dan tablet.

Dalam riset ini ditemukan, satu dari lima orang dewasa yang melakukan aktivitas online telah menjadi korban kejahatan dunia maya. Mulai dari sekedar menjadi korban di jejaring sosial, sampai menjadi korban di perangkat bergerak. Sebanyak 39 persen dari pengguna jejaring sosial telah menjadi korban kejahatan sosial di dunia maya.

Dalam 12 bulan terakhir diperkirakan ada 556 orang dewasa menjadi korban kejahatan dunia maya . Angka ini melebihi populasi penduduk Uni Eropa dan mewakili 46 persen orang dewasa yang menjadi korban kejahatan dunia maya dalam 12 bulan terakhir, setara dengan temuan tahun lalu yang mencapai 45 persen.

Rinciannya;

  • Sebanyak 15 persen pengguna jejaring sosial melaporkan, profil seseorang telah dibajak serta berpura-pura menjadi orang pemilik profil tersebut.
  • Satu dari 10 pengguna jejaring sosial mengatakan bahwa mereka telah menjadi korban scam dan link yang menipu pada jejaring sosial.
  • Sebanyak 75 persen diantaranya percaya, kejahatan dunia maya mengatur pandangan mereka di jejaring sosial, kurang dari setengahnya (44 persen) sebenarnya menggunakan solusi keamanan yang melindungi mereka dari ancaman jejaring sosial dan hanya 49 persen menggunakan privacy setting untuk mengontrol informasi apa yang mereka sebarkan, mereka berikan, dan dengan siapa mereka berbagi.
  • Hampir sepertiganya atau 31 persen pengguna perangkat mobile menerima pesan singkat dari seseorang yang tidak mereka kenal dan meminta mereka untuk mengklik link yang telah tersambung.

Strategi mencegahnya;

Beberapa tindakan mudah sebenarnya bisa dilakukan untuk mencegah kita menjadi korban tindak kejahatan di dunia maya. Misalnya, dengan selalu menggunakan kata sandi yang kompleks dan tidah mudah ditebak oleh orang lain, atau mengubah kata sandi secara berkala.

Cara lain adalah dengan senantiasa memeriksa kembali simbol gembok di browser sebelum memasukan informasi pribadi yang sensitif seperti rincian online perbankan.

Semoga Bermanfaat…

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Digital Life. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s