Belanja Online, Baca Testimoninya Dulu.


Sekarang eranya belanja melalui internet. Tinggal buka situsnya, pilih barangnya, lalu tentukan cara pembayaran. Selebihnya, kita tinggal menunggu santai di rumah, barang akan dikirim oleh kurir.

INILAH pilihan yang kini makin digemari masyarakat, terutama masyarakat urban yang sibuk ketika mereka malas pergi ke mal atau tidak sempat berbelanja ke supermarket atau butik. Saat ini banyak menjamur situs belanja online atau online shop yang menawarkan beragam kebutuhan rumah tangga, mulai dari fashion, elektronik, kebutuhan sehari-hari, bahkan sampai furniture.

Tapi jangan tergiur produk yang kelihatannya bagus dan dibanderol dengan harga murah. Ini lantaran tak sedikit online shop yang melakukan penipuan. Untuk mengatasi tindak criminal di internet, kita wajib hati-hati dan waspada dalam memilih vendornya. Ada beberapa tips bagaimana berbelanja online yang aman , baik toko online dalam maupun luar negeri.

  • Belilah produk di portal terpercaya dengan reputasi bagus. Karena banyak toko online yang melakukan penipuan.
  • Lihat dulu testimoni dan review pembeli di kolom yang tersedia. Jika review dan testimoni bagus, lanjutkan melakukan transaksi. Jika tidak, jangan lakukan pembelian.
  • Gunakan rekening bersama. Seperti di Paypal, Amazon Checkout, Google Checkout, atau lainnya. Jangan sembarangan menggunakan kartu kredit, apalagi toko tersebut baru atau kita baru saja membeli di tempat tersebut.
  • Lihat pula cara pembayarannya. Perhatikan pula nama, nomor rekening, dan bank yang digunakan. Bank terpercaya atau tidak.

Masalah yang paling umum dalam online shop adalah keterlambatan pengiriman, lalu apa yang kita lihat berbeda dengan apa yang dikirim. Kalau seperi itu, kita sebaiknya komplain lewat customer service atau sosial media. Jika vendornya terpercaya, biasanya melakukan garansi 100 persen, seperti mengganti barang atau mengembalikan uang pesanan. “Pokoknya harus hati-hatiberbelanja online, kalau Amazon.com itu terpercaya, kalau di E-bay harus hati-hati karena ada banyak penjual.”

Mulai beralih dari Offline: Tren di Indonesia memang membuktikan, seiring dengan makin tingginya angka masyarakat yang melek internet, toko onlone pun makin banyak yang berdiri. Mereka berusaha memanfaatkan peluang untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggannya yang tak dapat belanja ke toko. “Sebut saja, Blibli.com, Amazon, Rakuten, Tokobagus dan sebagainya. Ada juga portal yang fokus menyediakan barang tertentu seperti Bhineka.com yang menawarkan beragam produk komputer, dan Elektronik. Ada juga pemasar yang memanfaatkan market place seperti di Multiply, serta sosial media seperti Twitter atau Facebook yang murah meriah.

Kecenderungan orang yang belanja online biasanya komputer dan software 20 persen fashion 43 persen  biasanya ini dilakukan perempuan, dan sisanya lain-lain, seperti aksesoris dan buku. Survey Dailysosial dan Veritrans tahun 2011 menyebutkan, omset pasar e-commerce Indonesia diperkirakan mencapai 0,9 miliar dolar AS. Pertumbuhan e-commerce yang sangat berkembang ini mendata ada sekitar 55 juta pengguna internet. 6,5 persen nya mengaku pernah belanja online.

Sudah Jadi Bagian Gaya Hidup.

Berkembangnya tren belanja online yang memanfaatkan perkembangan teknologi media saat ini diyakini sudah menjadi keniscayaan dan kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan mereka sehari-hari.

Belanja online sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia yang dinamis. Banyak warga Indonesia lebih senang belanja lewat sambungan internet, ketimbang harus datang ke gerai penjualan. Kelebihan dalam transaksi online bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja selama 24 jam tanpa mengenal hari libur.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Digital Life. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s