LUASNYA HATI YANG LAPANG


~ Bismillahirrahmanirrahim ~

Saudaraku…
Hati yang mampu menerima setiap kejadian dengan kesadaran penuh sebagai bagian dari ujian, sebagai bagian dari cinta Nya yang kadang di ulurkan dengan sangat bergelombang, panjang dan kadang menghempaskan.

Namun bagaimanapun dalam setiap ujian, Allah telah berikan “seperangkat alat perang” dalam diri kita bernama HATI. Hati yang senantiasa mudah kita bentuk menjadi lapang ataukah sempit.

Sungguh,… hanya sebuah keyakinan akan kebesaran Sang Mahabesar lah yang membuat hati kita mampu menjadikan sabar sebagai hiasan jiwa. Menjadikan ikhlas sebagai permata jiwa dan menjadikan maaf sebagai kebesaran jiwa. Inilah sesungguhnya yang mampu membuat hati kita menjadi lapang.

Betapa hati yang lapang sangat luas tak bertepi. Karena ia mampu menyerap segala yang pahit menjadi sebuah unsur yang bisa bermetamorfosa menjadi sebuah senyum manis tidak cuma di bibir tapi juga di jiwa. Ia pun mampu merubah kepedihan menjadi syukur tak bertara, karena kepedihan akan menjadikannya mampu menghargai setiap detik kebahagian dan membagikan kebahagiaan itu pada setiap jiwa di sekelilingnya.

Maka benarlah sabda Rasulullah SAW,”berhati-hatilah dengan segumpal daging di dalam dirimu, jika ia baik, maka baik juga semuanya. Jika ia buruk, maka buruk juga semuanya, Segumpal daging itu adalah HATI”(HR.Muslim)

Sungguh menjadikan hati kita lapang laksana langit tak bertepi adalah bukan sebuah pekerjaan mudah namun bukan berarti tidak bisa diupayakan. Bagaimana memulainya…?? Mulai dengan memaafkan. Memaafkan kesalahan siapapun, dan apapun yang telah orang lain perbuat pada diri kita (meski sulit).

Setelah itu belajar mengikhlaskan apapun itu…anggap setiap yang terjadi sebagai kafarat atas dosa-dosa yang telah kita lakukan, dan tetap yakin, Allah SWT akan menggantikannya dengan yang lebih baik lagi.

**************

Mulai menjadikan hati kita lapang hingga orang merasa nyaman dan selalu ada tempat untuk berjuta cinta, berjuta kasih, berjuta maaf buat orang-orang di sekitar kita, buat jiwa-jiwa yang kita cintai.

~ Salam Santun Uhibukum Fillah ~

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Renungan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s