Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI)


Ketua Pengprov DKI Hardi Hasan (kiri) dan Ketua KPSI Tonny Apriliani.

Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI) akan menggelar kongres luar biasa (KLB) dalam waktu yang bersamaan dengan waktu penyelenggaraan kongres tahunan Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI), 18 Maret mendatang. KLB versi KPSI akan digelar di Jakarta, sementara kongres tahunan akan digelar di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

“Ya, memang dimajukan menjadi 18 Maret. Hal ini kami lakukan karena permintaan ’voters’,” kata Ketua KPSI, Tony Apriliani, saat dikonfirmasi dari Jakarta, Minggu (19/2/2012).

Sebelumnya, KPSI mengagendakan penyelenggaraan KPSI pada tanggal 21 Maret dengan agenda memilih Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan anggota Komite Eksekutif PSSI. Tony mengatakan, KPSI sudah menyebar sekitar 77 undangan untuk pemilik suara sah, Sabtu (18/2/2012), untuk memenuhi persyaratan
statuta yang menyebutkan, undangan harus dikirim satu bulan sebelum kongres berlangsung.

Para calon peserta ini sesuai dengan data Kongres Bali dan Kongres Solo mulai dari pengurus provinsi (pengprov), klub Indonesia Super League, Divisi Utama, dan klub Divisi I, II, III yang turun dikompetisi versi PT Liga Indonesia.

“Peserta yang diundang benar-benar hasil Kongres Bali dan Solo. Yang diundang juga sesuai dengan amanat rekonsiliasi dari Menpora dan KONI,” kata anggota Komite Eksekutif PSSI yang baru saja dilengserkan itu.

Persiapan PSSI

Sementara itu, PSSI sendiri baru menetapkan pemilik suara sah yang akan diundang di Kongres Tahunan PSSI dalam rapat Komite Eksekutif, Sabtu (18/2/2012).

Pemilik suara yang diundang meliputi 33 pengprov PSSI, 12 klub Indonesia Premier League, 16 klub Divisi Utama, 14 klub Divisi I, 12 klub Divisi II, dan 10 klub Divisi III. Klub yang diundang adalah yang bertanding dikompetisi yang dikelola PT Liga Prima Indonesia Sportindo.

Menurut Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, pihaknya memilih Palangkaraya sebagai tuan rumah kongres tahunan karena dinilai telah siap dalam pelaksanaan dan didukung pula oleh masyarakat dan Gubernur, selain dengan tujuan untuk mengenalkan daerah lain di Indonesia.

Sumber : ANTARA

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Olah Raga. Tandai permalink.

2 Balasan ke Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI)

  1. BASRI berkata:

    Kami hanya menginginkan prestasi sepak bola INDONESIA

  2. BPK. Oi Parigi Moutong berkata:

    Rakyat INDONESIA tak mau peduli siapa KETUM PSSI yg Rakyat Butuhkan adalah Prestasi Sepakbola INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s