Milik Siapakah Persib ?


Telah terjadi pengerdilan arti/makna kata profesionalisme. Profesionalisme hanya diterjemahkan sebagai klub yang tidak lagi didanai APBD. Hanya karena didanai swasta (konsorsium), jajaran manajemen/perusahaan dengan gagah menasbihkan Persib sebagai klub profesional. Bahkan kerap disebut pertama di Indonesia.

Namun sejauh ini, tidak ada keterbukaan kepada publikbahwa kehadiran swasta (konsorsium) bukanlah barang gratisan. Mereka telah memperolehimbalan (hak istimewa) atas 60 persen saham. Artinya, kini Persib bukan lagi milik warga Jawa Barat. 

Dengan kepemilikan saham mayoritasnya, mau diapasajakan Persib, mereka punya kuasa. Cukup adakan rapat pemegang saham, ambil suara, apapun keputusannya, orang lain silahkan menonton. Ekstremnya, termasuk menjual (lagi) atau bahkan memindahkan homebase Persib.

Sejak awal, mereka pasti sadar betul, mengapa memilih kata konsorsium (kongsi). Kemudian bagaimana proses pengambilalihan saham sehingga mayoritas kepemilikan Persib berada di tangan mereka, itulah yang masih misterius.

Saya kira sudah saatnya publik menuntut keterbukaan, sebab pada dasarnya, mereka adalah pemilik paling sejati. Termasuk siapa wakil pemegang sisa 40 persen saham atas nama klub-klub anggota Persib. Apakah dia benar-benar layak mewakili para pengurus klub. ???

Karena berbagai prestasi, tradisi, dan nama besarnya, Persib bukan lagi sekedar klub/tim sepak bola. Ia sudah lama  menjadi bagian dari harga diri orang Jawa Barat (baca: orang sunda). Amat patut dipertanyakan, Seberapa besar kompensasi yang diterima Persib, sehingga orang lain bisa menguasai mayoritas kepemilikannya ???

Bayangkan pula betapa ironis dan tragisnya, ratusan miliar uang rakyat dihabiskan untuk membangun Stadion Persib. Sementara Persib nya sendiri sudah menjadi milik orang lain. Enak betul tanpa mengeluarkan uang sepeser pun, tiba-tiba memiliki lahan usaha, dengan fasilitas yang membuat tim manapun pasti ngiler. Sangat disesalkan, orang-orang yang terlibat penjualan salah satu harta kekayaan sekaligus kebanggaan orang Sunda itu !!!

Wahai para pencinta sejati Persib, geura harudang jeung bareunta atuh. Sekarang mah Persib teh bukan lagi boga urang euy !!!

Hidayat Soesanto
Pecinta Sejati Persib
Jl. Mustang Induk No. E/186 Cimahi Selatan Kota Cimahi
Telf. 022-6072388, 082120260055
Tulisan diambil dari harian koran Pikiran Rakyat.
Halaman OPINI: Surat Pembaca  Jum’at 11 November 2011  
Iklan
Pos ini dipublikasikan di Tulisan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s